[Movie] Scott Pilgrim VS The World

Scott Pilgrim vs. the World

Scott Pilgrim vs. the World (Photo credit: Wikipedia)

Untuk mendapatkan cinta seseorang yang kita sukai memang membutuhkan perjuangan, namun apa jadinya jika perjuangan yang harus kita lakukan adalah melawan tujuh orang mantan pacar orang yang kita sukai? Hal itulah yang harus dilakukan Scott Pilgrim (Michael Cera).

Scott sebenarnya sudah mempunyai pacar, namanya Chau (Ellen Wong). Chau merupakan tipe cewek manis kebanyakan. Menyukai pemain band seperti Scott, berteriak apabila Scott sedang manggung bersama teman-temannya, bahkan memberikan Scott kue buatan sendiri. Akan tetapi jauh di dasar hati Scott, dia agak malu berpacaran dengan Knives Chau. Bukan apa-apa. Status Chau yang masih sebagai anak sekolah lah yang membuat Scott mesti merahasiakan hubungan asmaranya dengan Chau.

Awalnya semuanya berjalan baik-baik saja. Hingga suatu saat, Scott bermimpi. Dalam mimpinya tersebut, Scott melihat seorang cewek dengan rambut berwarna pink. Mulanya Scott hanya menganggap hal tersebut mimpi belaka. Namun, alangkah kagetnya Scott saat ia bertemu Ramona Flowers (Mary Elizabeth Winstead). Ramona benar-benar seperti gadis di dalam mimpinya.

Ramona tampak berkebalikan dengan Chau. Jika Chau adalah cewek manis, maka Ramona sebaliknya. Ramona suka berganti-ganti warna rambut, kemana-mana memakai in line skate, dan berdandan ala anak punk. Akan tetapi, ternyata untuk mendapatkan Ramona tidaklah mudah. Selain Scott harus memikirkan bagaimana cara memutuskan Chau baik-baik, Scott juga harus menghadapi tujuh mantan Ramona. Bayangkan saja, TUJUH. Maka dimulailah perjuangan Scott menghadapi mantan-mantan pacar Ramona. Dari seorang vegetarian, kembar pemain band, hingga produser musik. Lalu apakah Scott kelak mendapatkan cinta Ramona seutuhnya, tanpa gangguan dari mantan-mantannya? Silakan saksikan sendiri tentunya.

Jujur, Scott Pilgrim VS The World adalah film terabsurd yang pernah saya tonton. Saya tidak henti-hentinya tertawa saat menonton film ini. Kenapa saya mengatakan film ini absurd? Karena film ini memakai teknik dramatisir ala manga Jepang, tidak seperti film Barat kebanyakan. Misalnya saja, saat Scott berhasil mengalahkan salah seorang mantan Ramona, maka mantan Ramona tersebut akan hancur menjadi kepingan-kepingan koin. Yah, seperti di dalam game-lah.

Belum lagi plot cepat yang dipakai. Jika pada satu scene Scott sedang berada di sebuah taman bersama Ramona, maka detik berikutnya bisa saja ia langsung berada di kosnya. Lucunya lagi, saat Scott bertarung pun maka akan keluar cahaya-cahaya kilat dari dirinya. Saya langsung teringat dengan kekonyolan yang sama di Opera Van Java.

Yah, bagi sahabat yang butuh hiburan, maka film ini cocok untuk ditonton saat santai. Tidak perlu berpikir keras saat menonton film ini. Film ini khas film-film remaja yang ringan. Kabar baiknya, meskipun film remaja, ternyata Scott Pilgrim VS The World cukup mendapat apresiasi di kalangan penikmat film. Buktinya, rating 7, 2 diberikan untuknya di IMDB. Selamat menyaksikan dan selamat berjuang untuk mendapatkan cintamu. Salam kecup.

28 pemikiran pada “[Movie] Scott Pilgrim VS The World

  1. Mestinya film ini gak usah diragukan lagi. :D
    Yang bikin Shaun of The Dead ama Hot Fuzz sih! :P

    Meski absurd, tapi menghibur banget, ‘kan? :mrgreen:

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s