Jilbab

Reblogged from PendarAkal:

Click to visit the original post
  • Click to visit the original post

 Di fakultas Engineering tempat saya nantinya akan menimba ilmu, disediakan kelas khusus untuk mahasiswa asing baru yang jumlahnya bisa dihitung dengan jari sebelah tangan. Kelas ini diadakan setiap senin dari pukul satu hingga pukul empat. Dua jam pertama kelas biasa yang didalamnya diajarkan tentang kehidupan dan kebudayaan Jepang. Sedangkan satu jam terakhir adalah teatime yang hanya diisi dengan minum teh (dan…

Read more… 376 more words

Reblog dari kakak sepupu saya yg lagi nimba ilmu di Negeri Sakura sana. Hayo2, yg nonmuslim aja tertarik buat nyoba berhijab, knp yg muslim msh mncari2 alasan? :)

5 pemikiran pada “Jilbab

  1. aku sekarang belum kepikiran pake jilbab.. bukan dengan alasan menjilbabkan hati dulu.. karena katanya itu jawaban klise yg menurut aku benar :p

  2. Betul. Jangan tunda dong, wahai wanita. :|
    Masalahnya, selama aurat kita belum tertutup sempurna dan dilihat banyak orang, dosa terus bertambah dan menumpuk. Di lain sisi, kita gak tahu kapan kita akan mati. Kalau kita mati sebelum sempat menutup aurat, ‘kan serem banget tuh… :(

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s