rongga-rongga ilmu kampus ungu

Aku sering termenung di sudut ruang kelas
Menemani hari-hari ketika ilmu bercerita
Menguak tempurung kepala, isi berbeda-beda

Sekejap mata, aku pernah bertanya pada dosenku
itu: dengan sopan, aku bertanya, “Untuk apa, aku,
mereka, engkau, menuntut ilmu?” Dia menjawab
“Kau kenapa? Tanyalah pada orang tuamu…”

Ah, padahal aku masih belum mengerti cara
melunasi biaya pendidikanku, semakin lambung meninggi
aku masih ingin bertanya di lamunan sekejap itu
About these ads

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s