Gila, Mengapa Tak Kau Rengkuh Aku Ketika Aku Penuh Madu?

Dan kini ku tlah tertunduk melayu. Cobalah kau mengerti

Mengapa aku memilih melebur ketimbang terpekur

Memilih kutuk daripada busuk dipeluk

Beri aku tiga puluh detik, ‘tuk biarkan

Cintamu menggelitik, merayap di lorong-lorong luruh

Dan tinggalkan hatiku bergemuruh

Kusemaikan segenggam mimpi

Akan sepi yang tak berpenghuni

Agar kelak, hatimu lebih tajam dari aku

Yang melirih. Dan Tuhan pun ‘kan ikut merajuk

Membiarkanku diam dalam mabuk.

13 pemikiran pada “Gila, Mengapa Tak Kau Rengkuh Aku Ketika Aku Penuh Madu?

  1. Maap ya Sulung, kalo sudah berkaitan dgn puisi, maka aku tak tau hendak berkata apa. Padahal dulu pas mata kuliah Telaah Puisi , nilaiku lumayan lo….. *lumayan ancuršŸ˜¦ *

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s