I’m Back

Graffiti artist is back
Image by quinn.anya via Flickr

Hei, hei, apa kabar? Wah, kangen rasanya bercengkrama dengan sahabat di blog sederhana ini. Ternyata memang saya tidak bisa berhenti ngeblog terlalu lama. Dunia per-blog-an telah memikat dan meracuni saya sehingga mau tidak mau rindu ini terasa membuncah setelah sekian lama hiatus (sebenarnya saya sendiri tidak tahu apa arti hiatus sendiri, maklum newbie. Hoho).

Sebenarnya saya agak malu dengan diri sendiri, padahal di tulisan yang ini saya sendiri yang mengatakan bahwa kita sesekali harus keluar dari kotak agar tidak bosan dengan rutinitas yang ada. Tapi justru saya sendiri yang terperangkap dengan kalimat tersebut. Yah, namanya juga manusia penuh alpa. Wajar rasanya jika saya banyak berkekurangan.

Oh, ya. Sedikit mengabarkan berita gembira, nih. Akhirnya skripsi saya di-acc juga buat diseminarkan! Ah, waktu melihat tanda tangan kedua dosen di skripsi saya, rasanya seperti terbang ke rasi bintang paling manis bersama paus akrobatis. Hihi. Meskipun saya tahu bahwa perjuangan belum selesai. Saya masih harus penelitan dan menghadapi sidang, namun di jurusan saya yang paling berat memang mendapatkan acc sebelum seminar itu. Saya tidak terlalu mengkhawatirkan ke depannya. Buat apa saya memikirkan sesuatu yang belum terjadi? Setidaknya saya telah belajar dari kesalahan. Jadi yang penting saya akan mempersiapkan diri sebaik-baiknya untuk seminar nanti dan berjuang lebih keras dalam menghadapi penelitian serta sidang.

Masa-masa jeda dari blogsphere membuat saya banyak belajar. Belajar bahwa ternyata blogsphere sempat mencuri perhatian saya dari dunia nyata. Dan karena terlalu sering menghadapi layar tanpa bisa berbicara langsung, jadilah saya merasa kebosanan sewaktu ngeblog. Saat saya rehat dari blog, saya sempatkan diri menghubungi teman-teman yang masih di Padang dan berkumpul bersama. Jadilah minggu lalu, saya bersama beberapa teman menghabiskan waktu seharian untuk berpetualang. Setelah lelah berpetualang, kami pun mencari tempat makan terdekat. Kelar mengisi perut, salah seorang teman saya menantang kami semua untuk bermain putar botol. Namun karena tidak ada botol, maka hp sayalah yang diputar.

Waktu itu kami benar-benar gila-gilaan. Ada teman yang disuruh untuk memutari meja pengunjung lain yang sedang makan sebanyak tiga kali, ada teman yang ditantang membersihkan meja bekas makan pengunjung, dan tantangan–tantangan lainnya. Saya sendiri ditantang untuk berdiri di atas kursi dan melambai ke semua pengunjung. Meski awalnya ragu, akhirnya saya beranikan diri untuk melakukan tantangan tersebut. Alhasil pengunjung lainnya melihat saya dengan tatapan aneh, namun saya berlagak cuek.

Nah, saat sesi intropeksi, barulah saya tahu keluhan teman-teman terhadap diri saya. Mereka bilang, sejak saya mengenal blog saya jadi lebih cuek. Saat saya sudah berhadapan dengan laptop dan ngeblog maka saya cenderung acuh dengan teman-teman di sekitar saya. Bahkan ketika mereka curhat dengan saya, mereka merasa saya hanya mendengarkan sambil lalu. Setelah mendengar perkataan mereka, saya jadi termenung. Saya akui semua yang mereka katakan benar adanya. Saya pun berjanji kepada mereka bahwa ketika saya ngeblog saya tidak akan mengacuhkan mereka lagi.

Istirahat dari blog bukan berarti saya berhenti menulis. Saya tidak bisa memungkiri kalau menulis sudah menjadi bagian dari hidup saya. Menulis mungkin salah satu cara saya bernapas di dunia yang rumit ini. Bercerita tentang kegelisahan yang ada, berbagi akan pemikiran yang dirasa. Maka meskipun saya istirahat ngeblog, tapi dashboard blog saya sudah penuh dengan tulisan-tulisan yang siap dipublikasikan.

Selama istirahat, saya juga jadi mengerti bagaimana rasanya menjadi seorang silent reader. Terkadang menjadi silent reader juga ada baiknya sebab kita bisa bebas mengomentari tulisan seseorang di dalam hati/pikiran tanpa merasa takut komentar kita menyinggung empunya blog. Akan tetapi, tentu saja seorang blogger akan merasa lebih berharga jika ada yang membaca tulisannya sekaligus mengomentari tulisannya tersebut. Berkomentar dalam arti positif tentunya. Tidak hanya berteriak “PERTAMAX!!!” di kolom komentar, atau berkomentar ala kadar “Wah, tulisannya bagus ya kak. Semangat ngeblog ya, Kak.”

Selama beristirahat pula, saya bisa lebih menghargai ketenangan yang disisihkan Tuhan untuk saya. Saya bisa berjalan-berjalan ke suatu tempat dan mengamati aktifitas seseorang. Saya bisa bertemu lebih banyak orang. Dan tentu saja saya banyak mengambil foto dari apa yang saya lihat tersebut. Mungkin teman-teman heran, memangnya sewaktu saya ngeblog saya tidak mempunyai waktu tersebut?

Begini, saya akui saya hanya memanfaatkan fasilitas hot spot di kampus untuk ngenet. Saya tidak punya modem dan saya bukanlah tipe pengunjung setia warnet yang sekarang hanya dipenuhi orang untuk main game online. Tidak hera, waktu saya sebagian besar dihabiskan di kampus. Pergi pagi dan pulang malam adalah rutinitas saya sehari-hari. Lama-kelamaan ke kampus membuat saya jenuh, begitu pula dengan ngeblognya. Namun sekarang untungnya semangat tersebut sudah kembali.

Ok, mungkin begitu saja yang saya ceritakan di perjumpaan kita kali ini. Terakhir, saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada semua sahabat yang memacu saya untuk tetap ngeblog dan tidak hiatus terlalu lama. Secara tidak langsung, hal tersebut menjadi pecut bagi diri saya sendiri untuk berkarya lebih baik ke depannya. Saya bersyukur bisa mengenal sahabat sekalian lewat blog sederhana ini. Dan saya berdoa semoga Tuhan mengizinkan saya bertemu secara langsung dengan sahabat suatu saat nanti. Salam persahabatan!

16 pemikiran pada “I’m Back

  1. Welcome Back Lung!😀

    Dan selamat ya skripsinya sudah di-acc. Sudah makin terlihat jelas dong ya gerbang kelulusan itu *halah*, hahaha😀

    Iya, blog (dan internet) memang sebenarnya pisau bermata dua sih. Jangan sampai aktivitas di depan layar terlalu mengonsumsi waktu kita. Yah, tapi kadang memang itu sulit dilakukan sih, hmmm

  2. selamat buat skripsi yg sudah di-acc dan siap diseminarkan!🙂 ikutan lega….

    ” Dan karena terlalu sering menghadapi layar tanpa bisa berbicara langsung, jadilah saya merasa kebosanan sewaktu ngeblog. Saat saya rehat dari blog, saya sempatkan diri menghubungi teman-teman yang masih di Padang dan berkumpul bersama.”

    bener banget. gak ada yg bs mengalahkan interaksi langsung manusia di dunia nyata deh, hehehe… bisa bercakap-cakap secara oral ga cuma written😀

    sisa postinganmu? more or less the same dgn kebiasaan tweeting-ku yg udah sering bikin aku nyuekin orang-orang di dunia nyata krn tlalu sibuk melototin teman di dunia maya. not good.

  3. Yaaa tetep ingat aja lung.. blog itu aktifitas kesekian.. jadi jadikan aktifitas utama yg malah akan mengganggu.. pandai2 aja deh membawa diri😀

    dan selamat atas skripsinya.. moga2 cepet lulus yak🙂

  4. Darmanto Muat

    Welcome back mas Sulung.. semoga urusan skripsi, urusan pergaulan di darat, urusan pergaulan di maya.. semuanya lancar, tak ada yg terbengkalai, sehingga satu dg yg lain tidak ada yg dirugikan.. intinya.. banyak kegiatan, akan menambah variasi hidup kita, tidak menjadi statis dan stagnan..🙂🙂

    tentu banyak hikmah dari apa yg telah direnungkan oleh mas Sulung.. dan sayapun terima kasih krn banyak mengambil manfaat dari cerita mas Sulung..🙂

    tetap menginspirasi mas..!!
    salam,

  5. rutinitas emang bisa bikin bosen. karena itu mungkin mas sulung bisa jadikan ngeblog sebagai ‘hadiah’ untuk diri sendiri, sebagai sesuatu yang dinanti-nanti ketika rutinitas terasa menjemukan. ngeblog kan juga sekalian berdialog dengan orang2 lewat komentar2 yang masuk.
    happy blogging!🙂

  6. Selamat ya lung, senang denger keberhasilan mu dapet acc buat seminar..
    akhirnya kembali juga..
    saya juga pernah mendapatkan komentar yang sama dari temen2 seperti kamu itu, tapi bukan karena ngeblog tapi karena asik berorganisasi waktu itu…

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s