Tiga Puluh Tiga

Aduh, seumur-umur baru kali ini dapat PR banyak banget! Awalnya waktu saya lagi menggalau (baca: hiatus), my little brother, Aul ngasih tahu kalau ada PR buat saya. Kemudian waktu baru bangkit, Una ngedip-ngedip mesra sambil bilang ada PR juga buat saya. Eeeh, kemudian ada yang ngetag di fb, ternyata Ning juga ngasih saya PR. Jadilah tadi malam saya kebut ngerjain PR-nya. Sebab kalau tidak secepatnya di posting bisa-bisa yang nge-tag saya makin banyak. Habisnya, kalau dikumpulin ada TIGA PULUH TIGA pertanyaan yang mesti dijawab! Ck3, jungkir balik dah jawabnya. Ini dia rules-nya.

11 things about me/11 hal tentang saya

Nah, buat yang penasaran, sepuluh hal tentang Sulung bisa dicek di sini. Sedangkan yang kesebelas adalah, saya itu orangnya gampang terharu. Terkadang saya jadi bertanya-tanya. Jangan-jangan ada ketidakberesan dalam hal produksi air mata saya.

Kemudian untuk pertanyaan, setelah dikumpulkan. Ini dia:

No.

Aul

Una

Ning

1. Why do you write a blog? Kapan memulai blogging? Butuh berapa jam untuk ngeblog tiap harinya?

 

2. Who is your favorite blogger? Paling sebel blogger yang bagaimana? Tolong berikan saya beberapa kritikan!

 

3. Describe your self not more than 7 words! Adakah cita-cita anda yang belum kesampaian? Apa? Tolong tuliskan satu kalimat motivasi!

 

4. If I were a genie and I could make your wish become true, what do you want? Kalau jin aladdin menawarkanmu tiga permintaan, apa yang kamu minta? Mana pekerjaan yang lebih enak? Gaji besar tapi ga sreg di hati. Atau gaji seadanya, tapi sreg di hati?

 

5. If you were a president, what would you do first? Kamu mendambakan presiden yang bagaimana? Kesuksesan menurut anda itu seperti apa?

 

6. What do you think of my blog? Btw, menurut kalian tampilan blog saya gimana? Pertama kali kenal blog saya dari mana?

 

7. If someone said something bad about you and you heard it, what would you do? Kalau anda bisa balik ke masa lampau, masa apa yang ingin anda datangi? Kenapa? Pikiran akan mempengaruhi kenyataan yang terjadi. Betulkah?
8. What kind of novel you love the most? Mention the title (s)! Apa peristiwa paling menyeramkan dalam hidupmu? Menurut anda, saya itu orangnya bagaimana? Deskripsikan dalam 1 kata!

 

9. Write down your favorite song (s) and the reason why! Kalau anda bisa bertemu lagi dengan seseorang yang sudah mati, siapakah yang ingin anda temui? Kenapa?

 

Di tulisan yang mana agak kurang suka dibaca dan alasannya?
10. Do you like durian? If not, what kind of fruit do you like? Apa peristiwa paling memalukan dalam hidupmu? Minta nasehatnya agar tidak down karena ga PD waktu menjalankan suatu amanah.

 

11.  (yang kesebelas kok g ada, ya?) Menurutmu Indonesia itu bagaimana? Ucapkan alhamdulillah setelah mengerjakan tugas ini.

Maaf ya, kalau pertanyaannya saya kumpulin yaa.

ButirKe- 1

Alasan saya menulis blog adalah karena saya pernah berpikir, “Seandainya saya mati muda, lantas apakah orang-orang akan  mengingat saya? Atau saya hanya akan tinggal debu di sudut memori seseorang?” Karena saya tidak ingin hal tersebut terjadi, maka saya menuliskan kisah hidup saya di blog.

Sebenarnya saya mengenal blog itu sudah lama, akan tetapi mulai serius ngeblog baru pada Bulan Juni lalu. Itupun mulai dari dasar sekalee. Belajar wordpress otodidak sambil banyak tanya dengan orang-orang lain yang sudah lama ngeblog.

Saya tidak menyediakan waktu khusus buat ngeblog, sih. Tapi saya biasanya ngeblog itu dikampus. Memanfaatkan hot spot. Maklumlah, ga punya modem. Hohoho.

ButirKe- 2

Blogger favorit saya siapa, ya? (mikir sambil garuk-garuk kepala) Oh, ya. Mungkin diantara sekian banyak blog, saya paling sering mampir di blognya Zilko. Soalnya di blog Zilko tersebut saya bisa mengetahui banyak hal tentang negara tempat Zilko berada saat ini. Saya paling mupeng dengan foto-foto Parisnya. Ah, saya berharap suatu saat bisa menginjakkan kaki di sana.

Saya tidak mempermasalahkan blogger seperti apa yang mampir di tempat saya. Hanya saja saya kurang suka jika ada seorang blogger yang hanya numpang baca tanpa memberi komentar. Sebab, bagaimanapun merupakan sebuah kebahagiaan bagi seorang penulis jika ada yang membaca sekaligus mengomentari karyanya.

Untuk Ning yang minta beberapa kritikan. Hm, sejujurnya saya tidak tahu harus mengkritik apa. Meskipun kita memang sudah berteman juga di fb, namun saya baru bisa menilai seseorang jika sudah bertemu langsung dengannya. Karenanya, daripada saya mengkritik tanpa dasar yang kuat, lebih baik saya mengamati Ning lebih jauh terlebih dahulu. Baru ketika nanti memang ada yang mesti dikritik, saya akan menyampaikannya pada Ning. Maaf ya, Ning.

ButirKe- 3

Sulung itu: ganteng, cakep, keren, pemalu, moddy, friendly, cuek, bersahabat, dan movie freak. Cita-cita saya yang belum kesampaian sampai saat sekarang ini adalah wisuda. Hehe. Kalau untuk kalimat motivasi, saya biasa meneriakkan kepada diri saya “Whereever you are, be the number one.” Kenapa? Soalnya banyak yang meremehkan jurusan yang saya ambil. Mereka beranggapan, buat apa mempelajari bahasa indonesia? Kan sudah bahasa sehari-hari? Bahkan dulu orang tua saya menyuruh saya pindah jurusan ke bahasa inggris, tapi saya memilih tetap bertahan. Saya ingin membuktikan kalau Guru Bahasa Indonesia juga bisa go international (eh, kok curhat?).

ButirKe- 4

Jika Aul jadi jin dan saya hanya boleh minta satu permintaan, saya cuma minta satu hal. Saya minta dipertemukan dengan seorang pria yang pernah saya panggil papa. Kemudian bertanya kenapa dulu ia meninggalkan saya berserta mama dan adek saya. Saya juga membuktikan kalau saya juga bisa berprestasi meski tanpa dukungannya.

Sedangkan kalau Una yang jadi jin dan ngasih tiga permintaan, pertama saya ingin ke Bandung. Kedua saya ingin ke Jepang. Dan ketiga saya ingin punya kamera DSLR. Terus soal pekerjaan seperti apa yang akan saya pilih. Pekerjaan dengan gaji besar tapi ga sreg di hati atau gaji seadanya tapi sreg di hati. Tentu saya akan memilih pekerjaan yang membuat saya nyaman saat melakukan pekerjaan tersebut meskipun dengan gaji pas-pasan. Soalnya, jika kita tidak bekerja sepenuh hati, bagaimana mungkin kita bisa memperoleh hasil yang maksimal dari pekerjaan tersebut?

Butir Ke-5

Jika saya menjadi presiden, maka saya akan membenahi pendidikan terlebih dahulu. Sebab semua kemiskinan saat ini bersumber dari pendidikan. Kita patut belajar dari Jepang. Saat negara mereka hancur, hal pertama yang ditanyakan pemimpin mereka adalah “Berapa orang guru yang selamat?” Lha bagaimana Indonesia bisa maju jika anggaran untuk bidan pendidikan hanya seujung kuku dari anggaran belanja negara? Karenanya, saya mendambakan presiden yang mempunyai perhatian yang besar pada bidan pendidikan. Seperti di Timur Tengah sana. Saya lupa negaranya, tapi ada sebuah negara yang biaya pendidikannya digratiskan. Bahkan ada subsidi bagi yang berprestasi.

Kesuksesan itu adalah ketika seseorang mampu menjadi pemimpin yang amanah. Untuk menjadi pemimpin yang amanah tidak harus menunggu menjadi seorang petinggi terlebih dahulu. Sebab, bukankah tiap kita merupakan pemimpin bagi diri sendiri? Karenanya, mulailah menjadi pemimpin yang amanah bagi diri masing-masing. Niscaya kita akan mampu menjadi pemimpin yang baik bagi bawahan kita.

Butir Ke-6

Menurut saya, blogmu menarik kok Ul. Saya mengacungkan jempol akan kekonsistenanmu menulis blog dwibahasa. Akan tetapi, dari segi desain kok terkesan kekanakkan ya? Maaf lho, Ul. Ini pendapat pribadi saya saja. Mungkin karena kamu udah ngeblog dari zaman sekolahan, ya?

Kalau blognya Una sih, tidak diragukan lagi. Cewek banget, demikian kesan saya waktu pertama kali mengunjungi blogmu, Na. Nuansa merah mudanya membuat saya jadi berpikir, apa sekarang udah Bulan Februari, ya? Hehe. But, overall blog kamu bagus kok Una.

Saya pertama kali kenal blog Ning yang diblogspot, kalau tidak salah waktu Bang Gaphe menulis tentang kopdar bersama Ning. Sehabis itu, saya langsung meluncur menujublogmu, Ning. Sedangkan kenal blog wordpressmu, tentu saja setelah Amel mengisahkan kopdarnya denganmu dulu.

Butir Ke-7

Saya tidak pernah terlalu memikirkan apa pendapat orang tentang saya. Selama saya masih mengikuti norma-norma yang ada dan tidak merugikan orang lain, kenapa saya harus direpotkan dengan pendapat buruk orang tentang saya? Masih banyak yang perlu dipikirkan ketimbang remeh temeh seperti pendapat orang tentang saya. Akan tetapi, jika orang tersebut mengkritik yang membangun, tentu saya menerima dengan lapang dada kritikan tersebut  Jika saya bisa kembali ke masa lampau, saya ingin kembali ke masa kecil saya. Saya ingin merekam masa-masa bahagia saya waktu saya masih mempunyai seorang ayah. Dan benar katamu, Ning. Pikiran akan mempengaruhi kenyataan yang terjadi. Itulah yang dinamakan Semesta Mendukung. Ketika kita memikirkan hal yang baik, maka energi positif tersebut akan membawa hal baik pula pada diri kita. Demikian sebaliknya.

Butir Ke-8

Sudah pasti Harry Potter-lah novel kesukaan saya. Ga perlu penjelasan lebih lanjut, deh. Sudah ada ditulisan yang ini. Hehe. Peristiwa paling menyeramkan buat saya adalah waktu saya pulang jalan-jalan kemalaman, kemudian dikejar dua ekor anjing tetangga karena disangka maling. Sumpah, waktu itu saya takut banget.

Ning itu orangnya easy going! (eh, ini lebih dari satu kata ya?)

Butir Ke-9

Saya paling suka lagu Menghapus Jejakmu-nya Peter Pan. Sebab mengajarkan kita untuk terus maju meskipun baru saja putus. Tidak galau seperti kebanyakan orang sekarang ini. Jika bisa bertemu dengan seseorang yang sudah meninggal, saya ingin sekali bertemu dengan nenek dari pihak mama. Sebab nenek meninggal waktu melahirkan mama saya. Dulu saya sering membayangkan bagaimana rasanya punya seorang nenek. Apakah memang seorang nenek itu cerewet?

Kemudian untuk Ning, jujur nih Ning. Saya kurang mengikuti tulisan kamu. Soalnya sebagaimana yang saya tulis di atas, saya hanya bisa ngeblog di kampus. Itupun mencuri-curi waktu karena banyak kegiatan lainnya. Jadi saya tidak bisa menilai tulisan mana yang kurang bagus dibaca. Tapi menurut saya, seorang blogger pasti sudah memikirkan masak-masak sebelum menuliskan sesuatu. Tentu Ning, saya, dan yang lainnya sudah harus siap dengan konsekuensi dari tulisan kita sendiri.

Butir Ke-10

Saya suka durian kok, Ul. Dulunya sih cuma suka nyium baunya, namun setelah mencicipinya ternyata saya menyukainya. Kemudian, jika ditanya apa peristiwa paling memalukan dalam hidup saya? Jujur, saya bingung menjawabnya. Soalnya saya itu orangnya emang malu-maluin, Na. Hehe.

Untuk Ning, yakinlah bahwa ketika seseorang memberikan amanah kepada kita, itu berarti orang tersebut percaya akan kemampuan kita. Saya juga pernah mengalami hal yang Ning rasakan, kok. Percayalah bahwa kita pun istimewa karenanya kita pasti bisa menjalankan amanah tersebut.

Butir Ke-11

 Indonesia itu…. tumpah darahku. Hehe

Alhamdulillah yah, selesai sudah PR-nya.

Sebagaimana yang sudah disebutkan di atas, maka saya mau tidak mau mesti menyiapkan sebelas pertanyaan dan menghibahkan tugas ini kepada sebelas orang patriot blogger terpilih. Berikut pertanyaan serta mereka yang terpilih. Selamat mengerjakan. *kedipMesra.

Sebelas Tanda Tanya

1. Kapan saat terberat dalam hidup anda dan bagaimana anda melaluinya?

2. Pada usia berapa anda mengalami jatuh cinta pertama kali dan kepada siapa (identitas boleh dirahasiakan)?

3. Pernahkah anda memakan masakan Padang selain rendang? Jika pernah, apa nama makanan tersebut?

4. Apa hobi/kebiasaan anda yang anda anggap biasa saja namun orang lain anggap aneh?

5. Jika diberi kesempatan bertemu dengan seorang penulis, siapakah penulis yang ingin anda temui dan apa alasannya?

6. Pernah baca majalah Bobo? Jika disuruh untuk memilih, karakter manakah yang akan anda pilih antara Bobo, Coreng, Upik, Bapak, Emak, dan Paman Gembul, disertai alasannya!

7. Apa film yang paling anda sukai dan apa alasannya?

8. Apa impian terbesar anda yang belum tercapai?

9. Jika anda punya kemampuan melihat hal-hal gaib, apa yang akan anda lakukan?

10. Deskripsikan diri anda dalam satu paragraf namun tidak lebih dari empat kalimat! (Wah, tanda seru nyempil satu)

11. Bagaimana pendapat anda tentang blog saya, Catatannya Sulung?

Sebelas Patriot Blogger Terpilih

1. Yura, the Explorer

2. Zilko dengan kehidupannya.

3. Evan , sang dokter tanaman.

4. Ndutyke, Ibu guru gaul dari Surabaya.

5. Mbak Niee yang suka berceloteh.

6. Mas Bensdoing dengan semangat sportifitasnya.

7. Mbak Ria si Penggemar Kucing

8. Mbak Dhe, dengan perjalanan panjangnya.

9. Iam, si ganteng.

10. Neng Orin

11. Wahyu Chandra dan sedikit cerita tentangnya.

48 pemikiran pada “Tiga Puluh Tiga

  1. Ah, jadi malu blogku disebut-sebut, hehehe😛

    Kalau tentang pendidikan; dengar-dengar sekarang di Jerman pendidikan gratis lagi tuh (dan ini sampai pendidikan tinggi di level universitas lho)! Dan hebatnya ya, ke-gratis-an ini nggak berlaku hanya bagi warga negara Jerman atau warga negara Uni Eropa saja; tapi bagi semua orang yang mau bersekolah di Jerman! Katanya sih. Cuma memang, semua sekolahnya pakai bahasa Jerman gitu deh, hehehe🙂

    Dan masalah anggaran pendidikan? Bukannya di zamannya SBY anggaran pendidikan sudah lumayan banyak Lung? CMIIW, tapi dengar-dengar dari dosenku waktu kuliah di Bandung dulu, anggarannya sampai 20an % gitu? Nggak tahu sih bener ato enggak, nggak ngecek saya, hahaha🙂

    Ah, dapet PR saya. Oke deh, tapi aku simpen dulu ya Lung😀

    1. Yang aku denger juga gitu zil.. klo mau kuliah murah ya di jerman.. gratis!! si cristian.sugiono pernah cerita ttg ini juga klo gak salah.. dan ada temen sma aku juga kuliah di jerman..

      Tapi kalau mau gratis ya sejajar dengan pajak disana.. yg aku dengar rata2 pajak.disana ada yg sampe 40% buat mengratiskan biaya pendidikan dan kesehatan.. ya uangnya muter juga buat pelayanan kita istilahnya..

      1. Yoi, gratis, tinggal bayar biaya hidup aja, hahaha😀 Tapi ya itu sih, mesti pakai bahasa Jerman kuliahnya. Makanya waktu dulu baru sampe Belanda dan ketemu supervisorku di kampus (yang ngasi aku beasiswa), beliau ngomong: “Saya tahu, kamu nggak kuliah di Jerman karena nggak bisa bahasa Jerman kan?”, wkwkwkwkw😆

        Yoi, pajak di Eropa memang tinggi. Di Belanda juga tinggi loh Nie. Kalau dipukul rata-rata, katanya sekitar 30an% deh per orang. Bervariasi sih, kalau penghasilannya agak rendah, paling cuma 20an%, kalau penghasilan tinggi, bisa sampai 51% tuh pajaknya, hahaha😀 Tapi nggak papa sih, toh uang pajaknya juga tersalurkan ke tempat yang benar. Uangnya memang beneran diputer buat servis pemerintah di masyarakat kan😀

  2. Waduh.. kebagian juga PR ini.. hahaha..

    Ok lung.. akan dilaksanakan amanatnya.. tapi jangan diberi deadline yak.. ntar aku buru2 ngerjainnya :p

    soal biaya pendidikan.. aku bisa bilang boleh aja seh besar.. tapi jangan buat gurunya seperti.sertifikasi itu.. bisa dilihat kok udah sertifikasi ttp aja gak ningkatin pendidikan.. bagusnya yg dapet itu hanya guru2 berprestasi dan yg kerja didaerah perbatasan dan temoat terpencil..

  3. Ping-balik: [Normal] Kejatuhan PR « Iam - Zona yang Sepertinya NORMAL

  4. Yes. saya nggak kebagian PR!😆 banyak banget sih. sampai sekarang juga saya punya PR yang belum dikerjain, habisnya bingung mau dimasukin kategori yang mana.

    Saya juga sebel sama yang baca tok tapi nggak comment, tapi lebih sebel lagi kalau commentnya cuma ‘Nice post’ atau ‘pertamax’.

    Senang bisa membaca pengakuan diri Anda ini semua Mas Sulung. sangat menarik. Ada satu pesan dari saya, suatu hari nanti jangan kirimi saya PR ya.😆 #pasangperisai #pakaihelmteropong

  5. Ping-balik: PR yang Mirip « Celoteh Niee

  6. Ping-balik: PR yang Mirip « Celoteh Niee

  7. Ping-balik: #997 – Sebelas « A Little Piece of Zilko's Life

  8. Ping-balik: Tentang Sebelas | Perjalanan Panjang

  9. Aih Sulung, Iam udah duluan aku tiban pake pe-er ini *nari-nari keliling ruangan*
    Btw, butir ke-3, kamu jurusan bahasa Indonesia? Di Andalas? Kalau iya, kita sama, dong. Tapi aku di UI😀
    Butir 5: setuju banget ^O^

  10. Iya Lung, aku emang sengaja mengambil 11 pertanyaannya secara random, hehehe. Soalnya yg khusus km sediakan untukku, agak susah menjawabnya😛 Jadi sengaja kupilih mana yg bagiku lbh enak buat dijawab😆

    ” Saya minta dipertemukan dengan seorang pria yang pernah saya panggil papa. Kemudian bertanya kenapa dulu ia meninggalkan saya berserta mama dan adek saya”

    >> rasa penasaran seperti ini, ibarat kata : akan dibawa sampai kapanpun ya? Semoga suatu hari jika masih ada umur, bs bertemu dengan Ayahanda dan terjawablah pertanyaan tsb. Aamiin ya robbal alamiin.

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s