Me VS Skripsi (Yaay, Sidang!!) Part 3

Tes, tes. Ehem, ehem. Apa kabar sahabat semua? Wah, lama nian tak berjumpa, bukan? Kalau dilihat dari kalender yang ada di samping tulisan ini, berarti setahun sudah saya tidak berjumpa dengan sahabat. Bukan setahun dalam arti sebenarnya, sih. Sebab terakhir kali saya nge-blog ya Desember tahun lalu. Hehe.

Ah, saya akui. Saya begitu merindukan suasana blogsphere ini. Menulis sudah menjadi tempat saya mengalihkan diri dari segala kegelisahan yang melanda. Lama tidak menulis ternyata membuat jari-jari saya agak kaku ketika mengetik, dan otak yang loading-nya lebih lambat ketika berpikir. Benarlah kiranya kata beberapa sahabat yang telah lama tidak menulis kemudian mengeluh susah untuk kembali membiasakan menulis.

Omong-omong, di tulisan yang ini sudah saya sampaikan kalau saya akan segera sidang skripsi bukan? Alhamdulillah, sidang tersebut akhirnya saya hadapi juga pada Kamis lalu (12/01). Sebelum sidang, banyak sekali pengalaman baru yang saya dapatkan. Untuk mendapat acc skripsi saja, saya mesti pergi jauh-jauh ke Solok. Ceritanya pembimbing dua saya baru saja cuti melahirkan, maka mau tidak mau saya mesti ke rumahnya untuk di acc. Parahnya, rumahnya bukan di Kota Padang tapi di Solok. Jadilah saya naik bus umum selama tiga jam dari Padang ke Solok. Kemudian dilanjutkan naik angkot dua kali, baru saya sampai di rumah pembimbing dua tersebut.

Jauh memang jalan yang saya tempuh, tapi saya menikmatinya. Saya tidak merutuki nasib saya. Toh setidaknya saya jadi tahu indahnya Kota Solok dan ditambah bonus acc dari dosen tersebut. Saya jalani semua ujian yang Tuhan sediakan untuk membuat saya kuat.

Kalau dipikir-pikir, skripsi memang benar-benar menguras tenaga saya. Tidak jarang saya hanya bertemankan sepi di tengah malam untuk mengetik perbaikan-perbaikan dari dosen. Makan sering terlupakan dan digantikan dengan roti yang lebih praktis. Jadi saya tidak heran kalau badan saya bertambah kurus dan sehabis sidang skripsi mata saya tak kuat memandang layar laptop lama-lama.

Hari-hari sebelum sidang skripsi merupakan hari yang paling berat bagi saya. Sebagai seorang manusia, wajar kiranya saya merasa cemas. Belum lagi beberapa teman cewek saya yang sering menelepon kemudian menangis menceritakan ketakutan mereka menghadapi skripsi. Tidak ada cara lain. Saya berusaha menenangkan hati saya dengan memperbanyak intensitas mengadu pada-Nya. Selain salat-salat wajib, maka Tahajud dan Dhuha menjadi saksi keluh-kesah saya kepada-Nya. Saya tidak ingin gagal ketika sidang dan mengecewakan orang-orang yang mendukung saya.

Ketika hari H tiba, saya berusaha rileks. Jujur, penguji-penguji saya bukanlah orang-orang sembarangan. Penguji-penguji saya adalah orang-orang yang mumpuni di bidang sastra. Setelah presentasi maka dimulailah waktu penghakiman tersebut. Beberapa pertanyaan dari dosen pertama dapat saya jawab dengan baik. Akan tetapi pertanyaan dosen yang satu lagi cukup membuat saya kelabakan. Dosen tersebut membahas psikoanalisis Sigmund Freud dari segi yang berbeda dengan apa yang saya teliti. Untunglah Tuhan masih memberikan kesempatan kepada saya, dibantu dosen pembimbing saya akhirnya menjawab pertanyaan dosen tersebut. Satu setengah jam terasa begitu lama bagi saya di ruangan tersebut.

Selesai sidang, saya dinyatakan lulus (meskipun nilai saya tidak disebutkan). Rasanya itu gimana, ya? Hm.. Seperti beban berton-ton yang selama ini saya panggul, hilang begitu saja. Bisa dibilang, banyak pertolongan Tuhan yang saya rasakan selama proses sidang tersebut. Pembimbing satu saya pun sangat baik dan membantu saya. Rasanya sudah seperti seorang ibu dengan anak saja. Ah, entahlah. Mungkin kelegaan yang saya rasakan saat ini, tidak bisa diungkapkan dengan tulisan.

Yang pasti, benar kata beberapa sahabat blogger. Nikmati setiap proses tersebut, sebab ketika kita melampauinya, tidak akan terkira kebahagiaan yang kita alami. Terima kasih banyak kepada semua sahabat yang telah me-support saya saat masa-masa galau saya dahulu. Oh, ya. Saya juga berterima kasih kepada Mas Lambertus yang telah me-reviu blog saya di blog-nya. Mungkin sekian dulu, sahabat. Sekali lagi, terima kasih.

Source image: ombink.wordpress.com

Iklan

77 pemikiran pada “Me VS Skripsi (Yaay, Sidang!!) Part 3

  1. Senang ada yang berbahagia di sini… Kebahagiaan tersebut akan menular pada blogger yang lain… Sukses terus Mas Sulung. Ini adalah awal dari kehidupan nyata. Kehidupan Sulung sesion ini hampir tamat (tamatnya pas wisuda). Nah, setelah itu lanjut ke sesion lainnya. #kayakcintafitri

  2. bener tuh, skripsi itu emang selalu sesuatu
    lahh pembimbing saya lagi di malaysia selama bimbingan cuma by email atau chat
    parah benerrr… untung pas ACC beliau menyempatkan datang ke indonesia

    selamat ya bro atas sidang nya πŸ™‚

  3. kuliah di andalas ya? sewaktu sidang skripsi pernah pula mengalami yang namanya cemas dan gugup. tapi setelah dijalani semuanya seperti biasa dan tak perlu di cempaskan
    semoga sukses ya di langkah berikutnya… πŸ™‚

  4. Hwiii.. aku terharu baca postingan iniii. Jadi ingat perjuangan heroik beberapa bulan yg lalu juga. Dan bener deh, kalo sudah terlaksana, semuanya jadi indah. cerita-cerita tentang susahnya ketemu dosen, revisi sekian kali, dll, semua jadi maniis banget kalo pas udah selesai gini.
    Smangat yaaa.. buruan diselesein revisannya biar bisa cepet gak ada tanggungan. Hehehe

  5. wah sukses , selamat kawan ^_^

    beruntung di tempat saya ga ada Sidang Skripsi , sebagai gantinya kita ujian lisan Face to face dengan para dosen.

    tapi itu masih 2 tahun lagi insya Allah *kalau tahun ini bisa naik tingkat

  6. Skripsiku dulu saking jeleknya, sampe gak ditanyain apa-apa sama dosen penguji, hahaha. Cuma dikasih saran perbaikan sana sini untuk revisi aja. 45 menit, kelar dah.

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s