[Movie] The Adventures of Tintin

Hai, hai, hello…

Apa kabarnya sahabat sekalian? Di saat yang lain masih menikmati liburan sekolah, saya udah mesti masuk lagi. Soalnya, di sekolah tempat saya bekerja ada peraturan kalau cuma siswa yang boleh libur dua minggu, sedangkan para guru liburannya hanya seminggu. Sebab seminggu lagi bakal dipakai buat merancang lesson plan, silabus, dan lain-lain.

Berhubung hari pertama, jadi saya beserta guru Junior High School  yang lain pun belum terlalu banyak pekerjaan. Malah gara-gara kami ga ada kerjaan, akhirnya kami main ludo buat mengisi waktu. Untungnya, seminggu ini waktu kerja kami agak longgar. Masuk jam delapan, pulang jam satu siang.

Saat waktu pulang tiba, saya dan guru yang lain bingung mau ngapain. Soalnya udah biasa pulang sore, jadi ketika mesti pulang siang kok aneh rasanya ya. Maka kami putuskan buat nonton film di salah satu bioskop yang ada di Kota Padang. Saya sendiri memang jarang nonton di bioskop, maka saya tidak menolak ajakan tersebut.

Sampai di lokasi, saya melihat judul-judul film yang bikin saya mules. Ada Mr Bean yang jadi pocong dan kesurupan De Pe, ada mendadak kuntilanak, ada arwah pocong kungfu (atau apalah namanya), dan film-film horor Indonesia tidak bermutu lainnya. Untunglah dahaga saya akan film berkualitas akan dipuaskan setelah saya melihat salah satu judul film yang lain, The Adventures of Tintin.

The Adventures of Tintin (2011) merupakan film kartun yang diadaptasi dari komik Tintin karya Herge. Mengisahkan seorang reporter yang hidupnya tak pernah jauh dari petualangan, Tintin (Jamie Bell). Bersama Snowy, anjingnya yang paling setia, Tintin berusaha menguak sebuah misteri yang tak sengaja menghampirinya. Misteri yang mesti ia pecahkan setelah ia membeli sebuah replika kapal layar, Unicorn. Entah mengapa, banyak orang yang mengincar kapal layar tersebut. Ada dua orang yang menginginkan kapal layar tersebut, yaitu Barnaby (Joe Starr) dan Sakharine (Daniel Craig).

Setelah Barnaby dibunuh oleh seseorang di depan rumahnya, Tintin pun semakin penasaran dengan rahasia kapal tersebut. Apalagi setelah ia menemukan secarik kertas berisi kode dari dalam tiang kapal layar. Tintin yang terlalu ingin tahu akhirnya disekap oleh Sakharine di kapal miliknya. Di kapal itulah, ia bertemu dengan Captain Haddock (Andy Serkis), seorang kapten yang gemar mabuk. Captain Haddock dikurung oleh anak buahnya sendiri yang sudah disuap oleh Sakharin.

Setelah membebaskan Haddock dan mendengar ceritanya, tahulah Tintin bahwa sebenarnya ada tiga buah replika kapal layar Unicorn dan ketiganya menyimpan secarik kertas berisi kode. Tintin, Snowy, dan Haddock serta dibantu oleh polisi kembar Thomson (Nick Frost) dan Thompson (Simon Pegg) pun berusaha menemukan kapal ketiga beserta rahasianya. Sebab ternyata apabila ketiga kode tersebut digabungkan, terkuaklah rahasia harta karun leluhur Haddock. Lalu berhasilkah Tintin menemukan rahasia harta karun tersebut? Silakan sahabat saksikan sendiri di bioskop terdekat, tentunya.

Saya pribadi, menyukai film yang satu ini. Steven Spielberg merupakan jaminan utama kalau film ini pasti bagus. Begitu opini saya awalnya. Dan saya pun semakin puas dengan gambar kartunnya saat menonton film ini. Gambar yang halus dan hampir menyerupai manusia asli, membuat film ini enak ditonton. Belum lagi humor-humor khas Spielberg yang sengaja disisipkan di beberapa bagian film ini, mampu membuat saya tergelak menontonnya.

Hanya saja, ada sedikit hal yang bikin saya bingung. Di film tersebut ada karakter pencopet yang dikejar oleh polisi kembar. Karakter yang menurut saya tidak terlalu penting dan tak akan mempengaruhi cerita apabila karakter tersebut dihilangkan.

Meskipun film ini berformat 3D, sayangnya bioskop tempat saya menonton tidak mendukung format tersebut. Jadilah saya menonton film tersebut sama saja dengan menonton film biasa. Selain itu, film ini pun pengisi suaranya bintang-bintang film yang cukup bagus seperti Jamie Bell yang pernah bermain di Jumper, kemudian Daniel Craig, si James Bond, dan lain sebagainya. Oh ya, setahu saya salah satu animator film ini ada yang orang Indonesia bukan?

Yah, last but not least, film ini cocok ditonton bersama keluarga. Ratingnya pun lumayan bagus, 7, 5 dari IMDB. Namun yang paling membekas diingatan saya setelah menonton film ini adalah dialog antara Tintin dan Captain Haddock yang bagian ini:

Captain Haddock: I thought you were an optimist.

Tintin: You were wrong, weren’t you? I’m a realist.

Captain Haddock: Ah, it’s just another name for a quitter.

Tintin: You can call me what you like. Don’t you get it? We failed.

Captain Haddock: Failed. There are plenty of others willing to call you a failure. A fool. A loser. A hopeless souse. Don’t you ever say it of yourself. You send out the wrong signal, that is what people pick up. Don’t you understand? You care about something, you fight for it. You hit a wall, you push through it. There’s something you need to know about failure, Tintin. You can never let it defeat you.

26 pemikiran pada “[Movie] The Adventures of Tintin

  1. Ugh, pengen nonton tapi nggak sempet tahun lalu😦 Btw, adegan pencopet itu mungkin (aku murni menebak aja nih Lung🙂 ) dirasa penting karena ulah polisi kembar ketika mengejar target itu biasanya ‘lucu’ karena mereka agak ‘clumsy’ gitu kan??🙂

  2. waaahhh di padang masih diputar neh film lung? di Pontianak udah tahun lalu deh..

    tapi bersyukurlah gak pake 3D,, gak terlalu ngaruh juga kok kalau film ini..

          1. eh… beneran? Kalimantan mana dulu tapi.. kalau emang akan ke Pontianak WAJIB mah kopdaran itu..

            bener-bener ditunggu yak😀

            kalau gak,, mudah2an aku juga suatu hari bisa ke padang ya🙂

  3. Don’t you ever say it of yourself. You send out the wrong signal, that is what people pick up. Don’t you understand?

    —aku setuju. termasuk, janganlah kita menganggap hasil karya kita sebagai sesuatu yg TIDAK PENTING. krn klo kita sendiri tidak menghargai hasil karya kita, pegimane org laen mo memberikan apresiasi.

  4. Aku udah dapet filmnya tapi belum sempat terus ditonton. Entah mungkin karena udah pernah nonton versi kartunnya (ceritanya sama), makanya udah tahu alur ceritanya.

    Pencopet itu memang ada di versi kartunnya juga, mungkin pembuat film mau membuat semirip dengan jalan cerita di kartunnya, kali ya Lung.

    Aku suka banget quote-nya Lung! Orang lain boleh berkomen negatif tentang kita, tapi jangan sampe kita sendiri yang berkomen negatif terhadap diri kita sendiri. Bener gak tuh kesimpulannya?

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s