[Quiz Monday Flashfiction #2 – Sekilas Sekitarmu] Sendal

sendal
dok. pribadi

Rumah tua yang kupilih tampak tegap menjulang. Heran, rumah sebesar ini dijual murah sekali. Bahkan barang-barang pemilik lama tetap dibiarkan. Termasuk potret James Van der Dutch, pendiri rumah ini. Tapi aku tak ambil pusing selama aku bisa membesarkan anakku dengan baik di sini. Lingkungan kompleks tempat tinggalku dulu tidak cukup baik untuk Ratih. Jadilah kuajak Ratih bersama Marni, pembantuku, pindah ke rumah ini.

*

“Ma, Ratih takut.”

“Takut kenapa, sayang?”

Aku membiarkan Ratih duduk di pangkuanku. Sejak kematian suamiku seminggu yang lalu, mau tak mau akulah yang menjadi tulang punggung keluarga ini. Berat memang. Apalagi aku jadi tak bisa memantau perkembangan Ratih. Untunglah Ratih cukup mengerti keadaanku. Ia memang anak yang baik.

“Tiap malam Jumat tertentu, Ratih selalu mendengar suara sendal di luar kamar. Sendalnya diseret-seret gitu, Ma.”

Astaga, pasti aku terlalu capai. Sampai-sampai tak pernah mendengar suara tersebut.

“Ya sudah, mulai malam ini Ratih boleh tidur di kamar Mama. Tapi cuma sampai ga takut lagi, ya?”

Ratih mengangguk dan tersenyum manis. Sebelum berlari ke kamar, ia mencium pipiku lembut sambil berteriak terima kasih.

*

Marni telat datang bulan! Bagaimana bisa? Di rumah ini kan tidak ada laki-laki?

“Tidak tahulah, Nya. Tapi tiap malam Jumat ganjil, saya merasa seperti ada yang masuk ke kamar saya.”

“Terus?”

“Ya, setelah itu seperti ada yang meniduri saya. Anehnya ga sakit lho, Nya. Bahkan saya merasa ringan sekali.”

 “Masa kamu ga ngeliat orangnya?”

“Gelap, Nya! Saya selalu mematikan lampu waktu tidur. Lagian, mata saya terasa berat tiap mau dibuka. Keenakan deh, kayaknya.”

“Sudah-sudah, omonganmu malah ngelantur. Kembali bekerja sana! Nanti kalau ada apa-apa, kasih tahu saya lagi!”

“Baik, Nya.”

*

Malam Jumat ganjil, aku ingin membuktikan pengakuan Marni. Sengaja kuminum bergelas-gelas kopi sedari tadi. Pukul 00.12, mataku terbeliak saat mendengar suara sendal diseret di luar kamar. Aku membuka pintu kamarku perlahan. Tidak tampak satu orang pun di lorong. Namun suara pintu tertutup terdengar dari kamar Marni. Kudekati kamar Marni.

Dari luar, terdengar lenguhan ditimpali suara keriutan ranjang tua. Hawa dingin menyebar dari sela-sela bawah pintu. Aku semakin penasaran. Kupijak meja kecil di dekat pintu. Dari lubang angin, kusenteri kamar Marni. Mataku terbelalak melihat kejadian di dalam kamar.

Ternyata benar dugaanku. Marni tampak menikmati percintaannya dengan arwah suamiku. Aku lupa memberitahukan padanya letak kamarku di rumah yang baru. Aku merengut melihat sendal yang pernah suamiku gunakan dahulu.

381 kata

QUIZ MONDAY FLASHFICTION #2 – Sekilas Sekitarmu

Iklan

26 pemikiran pada “[Quiz Monday Flashfiction #2 – Sekilas Sekitarmu] Sendal

  1. ngakak mbaca endingnya. ealaah, nyonyaaaah, jangan lupa kasi keterangan di depan pintu atuh :P. oiya, biasanya kan kamar pembantu itu lebih kecil daripada punya majikannya ya? jangan2 ….. *tambahngakak :)))))

  2. ahahhaha ini bisa jadi judul film yang digarap sama punjabi :p
    “Arwah Sendal Kesasar” bhahahahhhhaa
    biasanya kan dimaan2 yg jadi hantunya cewek, sekarang gantian cowok. yg meranin entar si saipul jamil deh 😀

  3. Hmmm… waktu SMP saya suka curi-curi baca buku misteri milik kakak saya. Saya juga punya buku Dialog dengan Jin Muslim (M. Isa Dawud). Dan memang, ada juga jin yang suka “ngerjain” manusia dengan menggaulinya. Ada yang menyerupai orang yang dikenal si “korban”

    Dan baca punya kamu, Lung… mengingatkan saya kembali pada cerita2 misteri yang pernah saya baca. Tapi kali ini endingnya GOKIL hihihi… Suka *jempol*

  4. mama yassir

    arwah suaminya mengambil kesempatan dalam kesempitan tuh. . .
    Udh jd arwah msh hot jg yaaa. . .
    Hi. .hi. . Hi. .

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s