[Prompt # 11] Nota Jus di Kedai Kopi

prompt 11 monday flash fiction grup
credit

“Mbak, jusnya dua berapa?”

“…”

“Mbak?”

“…”

“Mbak!”

Aku tersentak dari lamunan. Sambil meminta maaf, segera kuberikan nota pada pembeli di hadapanku. Setelah ia berlalu, kembali kupandangi isi kedai kopi dengan pandangan hampa. Lima hari terlewati sejak kepergianmu tapi kerinduanku tak kunjung padam.

Akhir-akhir ini, aku seperti menemukanmu di mana-mana. Dalam secangkir kopi yang kusesap tiap pagi,  pada bantal yang menguarkan aroma rambutmu, bahkan di antara kerumunan orang yang memadati Stasiun Gambir, kutemukan wajahmu.

Pembeli tadi kembali menguak kenanganku denganmu.  Pesanannya sama persis seperti saat kita pertama bertemu. 19 Maret, setahun lalu, kau mengembalikan jus yang kau beli dariku. Kukira komplain, tapi kau justru mengulurkan tangan. “Dito,” ujarmu sambil mengulas senyum. Sejak saat itu, kau selalu menyempatkan diri membeli jus sembari menunggu kedatangan kereta yang mengantarmu ke tempat kerja.

***

Waktu menunjukkan pukul dua, tapi pengunjung sudah tak seberapa. Tanganku belum kering benar sehabis mencuci gelas saat tatapanku terpaku ke sudut kedai. Aku kembali melihat sosokmu di bangku yang sering kau duduki. Kukucek mataku. Pasti khayalan lagi. Tapi, tidak. Kau justru melambaikan tangan. Bahkan di atas mejamu tersaji dua gelas jus kesukaan kita. Kapan kau memesannya?

Aku bimbang. Kuputuskan menghampirimu, namun kau justru berdiri dan pergi. Kukejar kau hingga ke luar kedai, tapi sosokmu seolah menguap. Kuhampiri tempat dudukmu. Sebuah koran ikut tertinggal. Kubaca headline-nya. Keningku mengernyit. Koran bertanggal besok?

Metro-Kecelakaan kereta api kembali terjadi di Stasiun Gambir, Selasa (19/3) pada pukul dua siang. Kecelakaan tersebut mengakibatkan beberapa toko di sekitar stasiun ludes terbakar. Korban jiwa yang jatuh diperkirakan berjumlah ….

Belum tuntas kubaca saat selembar kertas jatuh. Nota Dito setahun lalu? Aku tak sempat bertanya bagaimana ketika sebuah ledakan keras di luar kedai memekakkan telinga. Selanjutnya gelap dan kau kembali berdiri di hadapanku.

284 kata

57 pemikiran pada “[Prompt # 11] Nota Jus di Kedai Kopi

  1. junior

    Menguarkan kata dasarnya luar ya? baru dg kata “Menguarkan” mas. beda dg Mengeluarkan kah?.
    jadi mbak2nya mati juga?😦

    1. sebenarnya sih cewek dong pelayannya. tapi banyak yg ngira cowok gara-gara liat foto promptnya😆
      padahal menurut ketentuannya, boleh ga semua bagian dari prompt dimasukkan🙂

    1. jadi ceritanya ada seorang wanita yg ditinggal kekasihnya. ia dibayang2i kekasihnya. kemudian ia melihat kekasihnya duduk di salah satu bangku tempat ia bekerja. ternyata di sana ada koran besok yang memberitakan kematian dirinya sendiri. begitu kira2🙂

        1. bukan, mas. kekasihnya yang udah mati datang membawa koran besok yang mengatakan kalau ia mati pukul dua hari itu. baru kemudian di akhir cerita dia mati. gitu deh kira2. hehe
          beginilah kalau flash fiction, mas. dengan keterbatasan kata (kurang dari 500 kata) mesti bisa menyelesaikan cerita dg twist ending🙂

  2. tapi itu di struknya nama pelayannya Taufiq mas.. apa dulu si cewek ini belum kerja di situ pas Dito beli jus? apa pas bukan dia yang ngelayanin? maaf ya mas, banyak nanyanya. hihihi

    1. ahahaa, itu cuma foto pendukung mbak. dan kata yang ngasih tantangan, boleh kok ga semua bagian dari foto dimasukkan. makanya bagian nama Taufiknya ga saya masukkan menjadi bagian dari cerita🙂

  3. Keren ceritanya Lung. Ending-nya penuh twist, dan sedikit mengingatkanku akan sebuah serial TV dari Amerika yg tokoh utamanya mendapatkan koran keesokan hari dan di hari ini ia berusaha menghentikan kejadian-kejadian buruk yg terjadi hari ini yg tertulis di koran itu, hahaha.😀 Nggak mirip sama cerita cerpen ini sih, tapi yang bagian koran keesokan hari itu kan mirip *nyambung-nyambungin :D*

    1. hm, kan dijelaskan kalau ada ledakan dan dalam koran besok dinyatakan bahwa toko2 di sekitar stasiun ludes terbakar. jadi dlm cerita tsb, si aku meninggal (gelap) dan benar2 dijemput oleh kekasihnya ke alam fana. bukan hanya ilusi/khayalan.😀

    1. punya mas alex sudah bagus, kok. cuma ada beberapa pengulangan yg membuat ff mas jadi ga padat (gadis itu memesona)
      kalau saja bisa lebih ditajamkan dan dirapikan, bakal bagus🙂

  4. yusrizal

    Ah, saya selalu suka dengan cerita yang berbau pemutar balikan waktu dan berbau supranatural.
    Di luar keganjilan pada bagian nama kasir di gambar notanya.:mrgreen:
    Keren FF ini, kompor gas!😀

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s