[Movie] Pan’s Labyrinth aka El Laberinto del Fauno

Pan's Labyrinth Poster
imdb.com

Oke, film berikut emang udah lama banget (ketahuan ga up date). Tapi berhubung ceritanya bagus, saya rasa ga ada salahnya diceritain yah?

Pan’s Labyrinth (2006) atau judul aslinya El Laberinto del Fauno mengisahkan seorang gadis Spanyol bernama Ofelia (Ivana Baquero). Seorang gadis yatim yang sangat suka membaca buku dan percaya akan keberadaan peri atau hal-hal gaib lainnya. Ibu Ofelia, Carmen (Ariadna Gil) kemudian menikah dengan seorang kapten kejam, Kapten Vidal (Sergi Lopez). Pernikahan tersebut membuat Ofelia terpaksa tinggal di sebuah rumah di hutan bersama ayah tiri dan ibunya. Sebab sang ayah sedang berusaha menumpas tentara gerilyawan di hutan. Di rumah itulah Ofelia berkenalan dengan Mercedes (Maribel Verdu), pembantu Videl yang baik hati. Suatu ketika, di malam yang gelap, Ofelia diajak oleh seekor peri masuk ke dalam sebuah labirin. Dalam labirin tersebut, Ofelia bertemu dengan makhluk aneh bernama Pan yang mengaku sebagai penjaga labirin. Pan mengatakan bahwa Ofelia sebenarnya adalah putri kerajaan fantasi. Ofelia bisa kembali ke dunia tersebut apabila memenuhi tiga tugas yang Pan berikan sebelum bulan purnama. Apabila Ofelia gagal, maka ia akan selamanya menjadi manusia dan tak akan pernah bertemu dengan keluarganya yang asli di dunia fantasi. Berhasilkan Ofelia menuntaskan tugas-tugas tersebut? Padahal lingkungan tempatnya tinggal saja sangat kacau karena perang antara tentara dengan gerilyawan. Silakan sahabat tonton sendiri.

Awal-awal saya menonton film ini yang tercetus di pikiran saya adalah sial, filmnya dari Spanyol. Yah, meskipun ada subtitle bahasa Indonesianya, tetap saja telinga saya belum familiar dengan bahasa Spanyol. Namun saya bertahan dan berusaha menuntaskan film ini. Waktu itulah saya dikejutkan dengan film ini.

Meski bukan film keluaran Hollywood, film ini ternyata dihiasi dengan visual effect yang sangat bagus. Guillermo del Toro selaku director berhasil menampilkan dengan baik dunia fantasi yang sebenarnya. Detail yang ia berikan menjadikan Pan’s Labyrinth film epik fantasi. Tak hanya itu, menurut saya ide cerita yang menggabungkan perang dengan fantasi adalah suatu hal yang jenius. Penonton tak hanya bisa merasakan keperihan perjuangan gerilyawan melawan tentara negara, kekejaman Videl sebagai kapten yang bengis, namun juga petualangan ajaib Ofelia dalam menuntaskan tugas yang diberikan Pan. Makhluk-makhluk fantasi yang diciptakan pun tampak nyata. Contohnya saja, monster pemakan anak-anak yang memiliki tangan di mata.

Sekilas, film ini memang cocok ditonton oleh anak-anak. Dunia khayalan yang terdapat dalam film ini dipastikan mampu memikat anak-anak. Apalagi anak-anak yang suka dengan dongeng. Tapi ada beberapa adegan sadis yang cukup menganggu. Misalnya, waktu Mercedes merobek mulut Vidal dengan pisau lipat atau sewaktu Vidal menjahit lukanya dengan jarum dan benang. Adegan-adegan tersebut ditampilkan dengan terang-terangan. Karenanya, jika kita menonton film ini dengan anak-anak, pastikan mereka tidak menonton bagian tersebut.

Pan’s Labyrinth mempunyai pesan yang kuat di akhir cerita. Penonton mungkin akan dikejutkan dengan twist di akhir cerita. Akhir cerita tersebut seolah berkata, dunia nyata tidak sama dengan dunia fantasi. Masih ragu menonton film ini, bagaimana dengan rating 8,3 yang diberikan IMDB users? Sudah cukupkah menggerakkan hati sahabat? Belum juga? Oke, untuk sahabat ketahui, film ini memenangkan tiga Oscar pada tahun 2007 untuk kategori Best Achievement in Art Direction, Best Achievement in Cinematography, dan Best Achievement in Makeup. Belum lagi awards lainnya.

Terakhir, mungkin kita hidup di dunia yang kejam. Namun tidak ada salahnya berimajinasi. Sebab terkadang imajinasilah yang menghidupkan kembali hati-hati yang gersang akan kejamnya hidup. Salam.

“You’re getting older, and you’ll see that life isn’t like your fairy tales. The world is a cruel place. And you’ll learn that, even if it hurts.” Carmen-Pan’s Labyrinth

3 pemikiran pada “[Movie] Pan’s Labyrinth aka El Laberinto del Fauno

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s