[Movie] ParaNorman

oaranorman movie poster
imdb.com

Sahabat percaya tidak dengan kehidupan sesudah kematian? Kalau mengaku beragama, semestinya percaya dong. Tapi bagaimana dengan roh halus, arwah penasaran, zombie, dan teman-temannya. Sahabat percaya atau tidak? Mungkin ada sebagian dari kita yang percaya, ada juga yang tidak. Lalu, apa jadinya kalau sahabat bisa melihat makhluk halus? Merasa aneh dan dikucilkan? Bisa jadi.

Mungkin itu lah yang dirasakan oleh Norman Babcock (Kodi Smit-McPhee). Dirinya yang tinggal di kota kecil bernama Blithe Hollow, dianggap aneh oleh semua orang karena kemampuannya melihat makhluk halus. Sedihnya, bahkan ayahnya sendiri, Perry Babcock (Jeff Garlin) dan kakaknya, Courtney Babcock (Anna Kendrick), juga tidak memercayai Norman. Hanya ibu Normanlah yang selalu membesarkan hati Norman, Sandra Babcock (Leslie Mann). Sandra cukup mengerti akan apa yang dirasakan Norman karena paman Norman sendiri, Prenderghast (John Goodman), juga dijauhi semua orang karena kemampuannya melihat dunia lain. Tapi dukungan dari seorang ibu tentu belum cukup untuk menghadapi teman-teman sekolah yang menganggap Norman itu freak. Meski begitu, ada seorang anak bernama Neil (Tucker Albrizzi) yang tetap  mau berteman dengan Norman. Neil menganggap Norman tidak jauh berbeda dengan dirinya, selalu diejek oleh orang-orang.

Hidup Norman menjadi semakin rumit sejak kedatangan kembali pamannya. Mr. Prenderghast menyatakan bahwa Normanlah yang bisa membebaskan kota mereka dari kutukan penyihir yang akan kembali muncul setelah lama tertidur. Awalnya Norman tentu tidak percaya, tapi setelah melihat dengan mata kepala sendiri bangkitnya zombie-zombie maka tak ada alasan lagi. Norman mesti mengenyahkan kutukan penyihir tersebut. Lalu berhasilkan usaha Norman menghancurkan kutukan penyihir? Silakan sahabat tonton sendiri, ya.

Menurut saya, ParaNorman (2012) adalah salah satu animasi dengan pesan yang kuat. Mengambil kisah seorang anak yang dianggap aneh karena bisa melihat makhluk halus, ParaNorman mencoba menguak sisi humanis dibalik kemampuan Norman tersebut. Bukan rahasia lagi dong kalau di Amerika sana, bullying menjadi hal yang biasa terjadi di sekolah-sekolah. ParaNorman juga membingkai dengan baik sifat buruk manusia, yakni ketakutan. Ketakutan kita akan suatu hal terkadang membuat kita melakukan hal-hal yang berakibat buruk dan mengorbankan orang-orang yang tidak bersalah. Sama seperti dalam film ParaNorman, ternyata si penyihir hanyalah korban ketakutan orang-orang dewasa yang takut akan kemampuannya melihat makhluk-makhluk halus. Si penyihir yang notabene masih anak-anak pun akhirnya dikorbankan demi membunuh rasa takut tersebut. Dan menurut saya ironi ketika mengetahui bahwa masyarakat Blithe Hollow tidak percaya dengan makhluk halus padahal sejarah kota mereka sendiri dibuat dari kisah kelam penyihir.

ParaNorman cocok ditonton oleh semua umur. Tentunya dengan bimbingan orang tua bagi anak-anak yang ikut menontonnya. Selain karena kisah horornya yang dibalut dengan komedi ringan, ratingnya pun cukup bagus. 7,0 menurut user IMDB.  Oh ya, sekilas waktu menonton ParaNorman, saya jadi teringat dengan film Coraline. Selain karena tokoh film ini sama-sama dibuat dari clay, juga kisah mereka berdua yang sama-sama berhubungan dengan dunia gaib. Terakhir nih, kalau ada kenalan kita yang dibilang indigo karena bisa melihat hal-hal aneh, jangan langsung menjauhi mereka. Kenali mereka dan sayangi mereka, sebab mereka sebenarnya sama dengan kita. Hanya ingin hidup normal. Sedikit bocoran, ending-ya bakal bikin kita nangis. Salam 😉

“Sometimes when people get scared, they say and do terrible things.” Norman Babcok-ParaNorman

Iklan

2 pemikiran pada “[Movie] ParaNorman

  1. mungkin karena di sono gak banyak yang percaya makhluk halus kali ya….
    kalau di Indo masa sih anak Indigo sampai di bully dan dijauhin? di Indo kan masih banyak yang percaya….. *nunjuk diri sendiri

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s