gadis penjaja jagung bakar

di tengah deru napas pantai
meringkuk seonggok tubuh
dingin
mencari sepercik kehangatan yang tersisa, dari
diangan bara api, sesekali
tangan mungilnya bergerak
mengipasi sang bara, agar
smangat menyala
rona mukamu terlihat kuyu
terbayang hangatnya selimut emak
langit makin kelam
pun udara kian mengigit
sedikit pupus kau berharap, tapi
tiap kau ingat keluargamu
gerak kipasmu makin bergelora
do'amu makin berdengung
"angin, bawalah aroma jagungku
tebarkan ke penjuru dunia
smoga mereka tergoda karenanya"