Pengorbanan

Sepohon kayu daunnya rimbun
Lebat bunganya serta buahnya
Walaupun hidup seribu tahun
Kalau tak sembahyang apa gunanya
Walaupun hidup seribu tahun
Kalau tak sembahyang apa gunanya

Kami berkerja sehari-hari
Untuk belanja rumah sendiri
Supaya Allah menjadi sayang
Kami berkerja hatilah riang
Supaya Allah menjadi sayang
Kami berkerja hatilah riang

Kami sembahyang fardhu sembahyang
Sunat pun ada bukan sebarang
Hidup di kubur yatim piatu
Tinggallah seorang dipukul dipalu
Hidup di kubur yatim piatu
Tinggallah seorang dipukul dipalu

Dipukul dipalu sehari-hari
Barulah ia sedarkan diri
Hidup di dunia tiada berarti
Akhirat di sana sangatlah rugi
Hidup di dunia tiada berarti
Akhirat di sana sangatlah rugi

Pernahkah sahabat mendengar lagu tersebut? Waktu kecil saya sering menyanyikan lagu tersebut di tempat mengaji. Yah, seiring dengan berlalunya waktu, terkadang kita terlalaikan dengan kesibukan. Saya sendiri tidak memungkiri sembahyang saya terkadang bolong, dan ini berlaku jika saya benar-benar terlalaikan oleh waktu.

Saya lebih suka salat di mushala dekat rumah ataupun di kampus (karena setengah hari senantiasa saya habiskan di kampus) dibandingkan di rumah. Kelebihan salat di mushala adalah kita terpacu untuk memulai maupun mengakhiri salat fardu dengan salat sunat.

Ah, entahlah saya melantur kemana-mana. Sebenarnya saya intinya hanya ingin menyampaikan sesuatu. Berhubung Hari Minggu kita Idul Adha, saya Sulung Lahitani Mardinata yang belum berkeluarga dengan ini mengucapkan,

Selamat Hari Raya Idul Adha

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Jika saya mempunyai kesalahan baik dalam tulisan-tulisan maupun ketika berkomentar di blog sahabat, saya mengucapkan maaf sebesar-besarnya. Semoga dengan Idul Adha kita memaknai kembali arti pengorbanan dan intropeksi terhadap bekal yang akan kita siapkan di akhirat kelak. Salam ukhuwah.

Iklan

45 pemikiran pada “Pengorbanan

Biasakan Berkomentar Setelah Membaca, Ya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s